4. Doa Dan Tawakkal

Islam tidak menyukai umatnya yang hanya berpeluk tubuh serta malas berusaha. Selagi seseorang itu bertenaga dan berdaya untuk menghasilkan sesuatu bagi kepentingan kehidupannya, maka selagi itulah ia bertanggungjawab menggunakan tenaganya itu untuk mendapatkan keperluan dirinya dan keluarganya. Ia tidak boleh membiarkan dirinya dan orang-orang yang di bawah tanggungannya meminta-minta dan sentiasa mengharapkan pemberian orang.

Sabda Rasulullah sallallahu alaihi wassalam:

“Cukuplah dosa yang dipikul oleh seseorang itu, apabila ia mensia-siakan orang-orang yang di bawah tanggungannya”

(Riwayat al-Imam Abu Daud)

BERUSAHA MENCARI REZEKI

Berusaha mencari rezeki yang halal adalah dituntut dalam Islam, terutama bagi orang yang mempunyai tanggungan keluarga. Dalam al-Quran al-karim terdapat banyak ayat yang menganjurkan umat Islam supaya berusaha mencari rezeki yang halal. Antar firman Allah Subahanahu wataala dalam surah al-Qasas ayat 73 :

“Dan di antara rahmat pemberiannya, ia menjadikan untuk kamu malam dan siang (silih berganti) supaya kamu berehat padanya dan supaya kamu berusaha mencari rezeki dari limpah kurnianya dan juga supaya kamu bersyukur”

Setiap usaha atau pekerjaan hendaklah halal di sisi Allah Taala. Apabila sesuatu usaha itu gagal, janganlah berputus asa dan menyalahkan Allah, sebaliknya anggaplah ia sebagai cubaan dan dugaan dari Allah. Begitu juga jika sesuatu  usaha berhasil, janganlah pula sombong serta lupa akan kuasa yang memberi kekayaan tersebjut. Syukurilah nikmat Allah serta tingkatkanlah amal kebajikan supaya mendapat berkat dari Allah Taala.

TAWAKKAL SESUDAH BERUSAHA

Setiap usaha yang dilakukan hendaklah disertakan dengan tawakkal dan doa kepada Allah Taala. Selesai sesuatu usaha serahkanlah keputusannya di tangan Allah dan pohonlah kepada Allah supaya usaha tersebut berhasil dan berjaya.

Rasulullah sallahu alaihi wassalam bersabda dalam sebuah hadis:

“Sesungguhnya Allah apabila menyukai sesuatu kaum, diujinya mereka itu. Sesiapa yang redha (terhadap ujian itu), maka  Allah meredhainya. Sesiapa yang bersungut, maka Allah murka terhadap mereka”

(Riwayat al-Imam al-Tirmizi)

Usaha yang baik akan mendapat ganjaran yang baik sama ada di dunia atau di akhirat. Sementara usaha yang jahat pasti akanmendapat balasan yang jahat juga, walaupun kadang-kadang perkara tersebut tidak nampak di dunia, tetapi di akhirat pasti akan diperlihatkan. Ada orang senang di dunia tetapi belum tentu akan senag di akhirat, segala-galanya bergantung kepapenghakiman Allah Taala. Tidak seorang pun akan terlepas dari hisabnya. Oleh yang demikian, setiap usaha hendaklah disertakan dengan tawakkal serta doa supaya usaha tersebut diberkati oleh Allah Taala.

Firman Allah Taala dalam surah al-Talaq ayat 3:

Tafsirnya ” Dan (ingatlah)! Sesiapa berserah bulat-bulat kepada Allah, maka Allah cukuplah baginya (untuk menolong dan menyelamatkannya)”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: